Selasa, 05 Februari 2013

Ronny Gani Ingin Angkat Konten Lokal dengan Kualitas Animasi Hollywood




Ronny Gani Ingin Angkat Konten Lokal dengan Kualitas Animasi Hollywood
Ronny Gani Ingin Angkat Konten Lokal dengan Kualitas Animasi Hollywood





animator asal indonesia ronny gani saat ini berkarier di bawah perusahaan yang masih satu grup dengan lucasfilm singapura, dan turut terlibat dalam produksi beberapa film hollywood. ia pun bermimpi bisa mengangkat konten lokal dengan kualitas setara internasional.alasan ronny untuk merantau ke negeri seberang pun bukan hanya faktor uang semata. ia merasa perlu mengembangkan pengalaman dan pengetahuannya lebih mendalam di dunia animasi.namun, bukan berarti ia melupakan dan tidak perduli dengan perkembangan industri animasi di indonesia. hanya saja, lanjut ronny, kalau ia pulang saat ini semuanya akan kurang efektif dan mungkin sia-sia.karena di satu sisi, kondisi industri di dalam negeri dirasakan ronny belum mampu membuatnya berkembang lebih jauh lagi. selain itu, pengalamannya di dunia animasi masih belum maksimal untuk membantu perkembangan industrinya sendiri."saat saya sudah merasa siap, saya punya cita-cita akan pulang ke indonesia dan membuat sekolah animasi untuk berbagi semua pengalaman dan pengetahuan saya," tekad animator yang turut terlibat dalam penggarapan 'the avengers' dan 'pacific rim' itu.sejauh pengetahuan ronny, perkembangan industri animasi di indonesia sebenarnya sudah lumayan ada peningkatan dalam kurun 3-4 tahun ke belakang. ia menilai dari perusahaan-perusahaan asing yang sudah mulai dibuka, seperti infinite frameworks (ifw) di batam (tempat awal ronny membangun karier), dan gameloft di yogya.gairah studio-studio lokal pun dirasakan semakin besar karena pemerintah juga mulai ikut campur tangan untuk mengembangkan industri ini. bahkan sekarang sudah ada sekolah kejuruan di daerah-daerah yang berspesialisasi ke animasi."tapi tentu kalau mau dibandingkan dengan negara-negara lain di regional asia tenggara saja, seperti singapura, malaysia, thailand kita masih sangat tertinggal. mereka sudah sangat maju secara experience, knowledge & technology," ucapnya kepada detikhot.untuk singapura dan malaysia, contohnya, menurut ronny keterlibatan pemerintah menjadi faktor yang krusial, dimana mereka mampu menarik perusahaan-perusahaan raksasa seperti lucasfilm ('star wars', 'indiana jones'), double negative ('john carter', 'harry potter'), dan rythm&hues ('incredible hulk') untuk membuka studio cabang di sana."pemerintah mereka juga menyadari pendidikan sangat penting, banyak animator-animator profesional kelas dunia dari pixar, blue sky, ilm diundang untuk mengadakan kuliah tamu atau seminar di sekolah-sekolah," lanjut pria kelahiran jakarta, 16 maret 1983 itu.ronny yang saat ini masih bekerja di industrial light & magic (ilm) singapura, masih ingin mencari pengalaman lebih banyak lagi di dunia animasi. ia memiliki ambisi untuk mengangkat konten lokal dan dikemas dalam penyajian yang berkualitas internasional"semua resources-nya juga talenta-talenta dari indonesia. saya sangat yakin ini bisa dilakukan. well..we'll see," tutupnya.
(ich/mmu)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.