Sabtu, 16 Maret 2013

Demi Bisa Hidup, Diky Chandra Jual Mobil Pasca Mundur Jadi Wakil Bupati Garut




Demi Bisa Hidup, Diky Chandra Jual Mobil Pasca Mundur Jadi Wakil Bupati Garut
Demi Bisa Hidup, Diky Chandra Jual Mobil Pasca Mundur Jadi Wakil Bupati Garut











tabungan dicky chandra yang tersisa rp 20 juta, habis dalam waktu 3 bulan untuk biaya hidup dan renovasi rumah di cileungsi, bogor yang rusak karena tak pernah ditinggali sejak dicky jadi wakil bupati garut.


istrinya, rani permata, bingung bagaimana menjelaskan kepada anak-anak bahwa orang tua mereka tidak memiliki uang, bahkan untuk makan sehari-hari.

saking sedihnya, dicky dan rani menangis tersedu-sedu.
rani menangis saat dicky bilang, akan kesulitan kembali ke dunia hiburan karena tubuhnya menggemuk.
"awalnya saya berusaha tegar di depan kang dicky.
tapi begitu dia bilang kesulitan kembali ke dunia entertainment, saya tak kuat menahan air mata," ungkap rani.

akhirnya rani dan dicky mengumpulkan anak-anak mereka.
pasangan ini berterus terang soal kesulitan yang tengah mereka hadapi.

"kami bicara terus terang tentang kondisi keuangan kami kepada anak-anak.
kami melakukan hal itu agar anak-anak juga ikut prihatin dan kelak menjadi pribadi yang tangguh," kata rani yang kini kembali aktif main sinetron.

dicky terpaksa menjual mobilnya untuk biaya hidup sehari-hari.
hebatnya, saat orang tua mereka terpuruk, justru anak-anak yang memotivasi mereka.
"anak-anak yang meyakinkan ayah mereka bisa kembali di dunia entertainment.
karena anak-anak juga, kang dicky kini percaya diri kembali aktif menulis skenario dan jadi sutradara," rani mengisahkan perjuangan dicky kembali ke dunia hiburan.

pasangan yang menerapkan gaya hidup sederhana ini kini menabung untuk biaya sekolah anak pertama mereka, yang akan melanjutkan kuliah ke fakultas kedokteran.
demi masa depan anak-anak, dicky-rani siap melakukan yang terbaik.

(ej/adm)

Source from: tabloidbintang[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.