Minggu, 14 April 2013

Dina Lorenza Ajarkan Anak-anak Bersyukur pada Tuhan




Dina Lorenza Ajarkan Anak-anak Bersyukur pada Tuhan
Dina Lorenza Ajarkan Anak-anak Bersyukur pada Tuhan











anak merupakan amanah tuhan yang harus dijaga dan dibina.
mereka ibarat kertas putih kosong yang dapat menerima coretan apa pun.


menanamkan pendidikan agama dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sedari dini diyakini dina lorenza bisa berpengaruh terhadap keimanan dan ketakwaan seseorang ketika beranjak dewasa.
hal ini yanng diterapkan pada dua anaknya malika (10) dan najla (3,5).

"karena bersekolah di sekolah agama, malika juga sudah diajarkan agama di sekolah.
saya selalu ingatkan kepada dia agar tidak meninggalkan salat karena hukumnya wajib.
saya juga mengajarkan kepada anak untuk menjadi islam yang benar, islam yang beriman, bukan hanya islam status," dina menjelaskan.

pendidikan agama adalah hal dasar yang mutlak menjadi hak anak.
anak berhak tahu siapa tuhannya, bagaimana dan juga kapan harus mengucap syukur dan berterima kasih kepada tuhan.
dimulai dari hal kecil hingga besar.

"saya katakan kepada anak saya agar kita selalu berterima kasih kepada allah.
terima kasih sudah dikasih hidup, diembuskan napas setiap hari, bisa makan, bisa sekolah, dan terima kasih lainnya.
karena semua yang terjadi atas seizin allah, maka kita harus mengikuti apa yang disuruh dan menjauhi apa yang dilarangnya.
alhamdulillah anak saya sudah belajar puasa.
susah sih menumbuhkan kesadaran, namanya juga anak-anak.
tetapi saya merasa bersyukur, mereka mau belajar," kata dina yang sudah empat tahun berhijab.

dina mengaku tidak kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.
untungnya, suami dina pengertian.
saat dina syuting, gahtan bertugas menjaga dan mengawasi anak-anak.

"kebetulan suami saya bekerja di kantor sendiri.
tidak terikat.
alhamdulillah suami saya pengertian banget.
kalau saya syuting, dia yang jaga anak-anak.
baru akhir pekan, waktu saya full buat anak-anak.
yang terpenting kualitas, bukan kuantitas.
" dina mengaku tidak meninggalkan tanggung jawab sebagai seorang ibu.

waktu bersama anak sangat mahal.
oleh karena itu, ketika bersama anak, dina tidak mau diganggu.
"biasanya kami main bertiga di rumah.
kadang kami menonton film, makan bareng di luar, salat bareng, dan baca alquran bareng," terangnya.

anak-anak sedari dini diberi pengertian oleh dina tentang pekerjaannya.
malika bahkan semasa balita sering diajak dina ke lokasi syuting.
"dia mengerti profesi saya seperti ini.
ketika saya vakum syuting selama dua tahun, dia menyuruh saya syuting lagi.
" pelajaran anak di sekolah tak luput dari perhatian dina.

"setiap hari selalu saya tanya.
di lokasi syuting, saya sempatkan telepon dia.
untuk memberikan tambahan pelajaran buat dia, saya panggil guru ke rumah.
semua mata pelajaran, kebetulan guru itu bisa," imbuh dina yang tidak menuntut anaknya berprestasi di sekolah.

"kebetulan di sekolah anak saya nilai di bawah 7,5 tidak naik kelas.
jadi, tanpa saya suruh belajar, dia akan belajar sendiri.
alhamdulillah nilai anak saya selalu bagus.
antara 9 dan 10," ungkap dina yang diminta gahtan untuk tambah anak lagi.

(ind/adm)

Source from: tabloidbintang[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.