| Kronologi Tudingan Penipuan Ketua HIPMI Kaltim Versi Kanaya Tabitha |
setelah melakukan pelaporan 25 juni 2013 ke polda metro jaya, desainer kanaya tabitha hari ini mendatangi direktorat reserse kriminal umum polda metro jaya, untuk melakukan pemeriksaan.
dirinya juga mengutarakan bagaimana kronologi tudingan penipuan itu.
kanaya mengaku pada 24 januari 2013 berkenalan dengan ketua himpunan pengusaha muda indonesia (hipmi) kalimantan timur, priskila eva lianitha.
setelah perkenalan itu, eva berminat membeli 15 potong baju rancangan kanaya senilai rp 95 juta dan perhiasan rp 80 juta (satu gelang mutiara dan dua kalung mutiara).
ada invoice yang diterima eva pada 26 januari 2013.
janjinya, saat itu eva akan membayarnya pada 7 februari 2013, sekembalinya dari china.
pada 11 februari 2013, kanaya menagih dan coba mengingatkan pelunasan pembayaran.
tapi saat itu alasannya sibuk.
sampai sekretarisnya datang ke butik kanaya di jakarta atas perintah eva.
setelah menunggu hampir dua bulan, dari 24 januari sampai 5 maret 2013, baju-baju yang sudah dibawa eva justru ingin dikembalikan separuhnya.
kala itu, kanaya merasa dirugikan karena baju yang sudah dikecilkan atau dibesarkan atas persetujuan yang bersangkutan, dikembalikan ke kanaya.
kanaya mengaku baju yang telah di-vermak tidak diterimanya.
5 maret 2013, ada kesepakatan baru senilai rp 130 juta, yaitu dua perhiasan mutiara dan 11 baju.
menurut kanaya, baju-baju itu dibeli untuk persiapan pernikahan eva.
setelah itu, eva meminta untuk ditambah ekor dan kerudung.
kanaya merasa dicurangi karena baju yang sudah siap dijual harus ditambahi.
setelah itu kanaya dijanjikan akhir maret, paling lama april dilunasi.
"ketika april saya tagih, bilangnya lagi sibuk sama pernikahannya," tuturnya.
21 mei 2013, kanaya dijanjikan akan dibayar, tapi lagi-lagi tak jadi dengan alasan eva habis kena tipu.
13 juni 2013 kanaya kembali menyurati eva dan memberi tempo sampai 25 juni untuk menyelesaikan pembayaran.
"tapi dia malah membalas sms tidak pantas.
dia bilang 'apa dia harus jual diri harus membayar saya.
sudah bangkrut ditipu orang dan caci-maki," kata kanaya.
menanggapi pelaporan yang dibuat kanaya pada mei lalu, eva justru merasa telah dilecehkan karena tak punya hak sebagai konsumen.
"seharusnya saya yang merasa tertipu dan merasa dilecehkan karena di toko saja jika barang tidak kita sukai bisa ditukar atau dikembalikan kan?," tulis eva melalui rilis yang diterima detikhot, selasa (9/7/2013).
hingga saat ini eva menuturkan dirinya belum mendapat panggilan dari pihak kepolisian atas pelaporan itu.
ia mengaku telah siap membantah tudingan tersebut.
bahkan eva menegaskan dirinya bisa saja melaporkan balik kanaya.
(nu2/ich)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.