| Di Museum Pribadi, Benda Bersejarah Tak Cuma Dipajang Tapi Juga Dipakai |
tur budaya di 'museum tengah kebun' seakan membawa melintasi mesin waktu.
ribuan benda seni koleksi pemiliknya, sjahrial djalil, dipajang secara kreatif, tidak seperti museum kebanyakan yang kaku.
selain jadi pajangan, beberapa barang juga digunakan oleh sjahrial untuk aktivitas sehari-hari.
bahkan tetamu pun diperbolehkan untuk 'menikmati' benda budaya berumur ratusan bahkan ribuan tahun silam.
“tidak apa-apa, duduk saja,” kata mirza sambil menyodorkan kursi kayu buatan tahun 1800-an kepada detikhot.
mirza djalil, keponakan si empunya yang juga bertugas jadi kordinator dan pemandu di museum, membawa detikhot menyusuri 17 ruangan yang ada di bangunan seluas 700 meter persegi itu.
masing-masing ruangan dinamai sesuai benda bersejarah di dalamnya.
setelah foyer bernama loro blonyo ruangan tamu seluas sekitar 8x6 meter, ada ruang singagaruda dengan hiasan patung tersebut digantung di dinding.
di bawahnya ada bangku panjang dari kenong gamelan jawa timur, buatan abad ke 19.
ruangan ini juga diramaikan dengan sebuah lemari pajangan berisi aneka patung seperti patung kepala anak laki-laki dari lumajang, jawa timur dari abad ke-1 sebelum masehi.
next »
halaman
12
next »
(ros/utw)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.