| Komunitas Tas-Tas, Buat Mural Wiji Thukul Jadi Pop Art |
dua pekan lalu, ketika orang-orang sudah tertidur lelap, tim dari komunitas tas-tas bergegas membawa perlengkapan mural menuju underpass dukuh atas.
di sana mereka sudah disiapkan lapak tembok yang diijinkan untuk membuat mural wiji thukul.
"kami butuh waktu membuatnya dari 4 sampai 5 jam lamanya," ujar mahasiswa jurusan seni rupa unj angkatan 2010, dado kepada detikhot.
ia sudah menyiapkan warna untuk visualisasi sosok wiji thukul berserta penggalan teks syair yang sudah dipilihkan oleh barisan pengingat.
dari dini hari hingga matahari kembali terbit.
hasilnya? sebuah mural berwarna cerah dan identik dengan ciri khas pop art terpampang di sana.
gambar penyair wiji thukul sedang berada di depan mikrofon dan berorasi diperlihatkan oleh mereka.
di sampingnya terdapat teks syair berbunyi, "jangan kau penjarakan ucapanmu.
jika kau menghamba pada ketakutan.
kita akan memperpanjang barisan perbudakan.
"
mural di titik ini berbeda dibandingkan mural lainnya.
pasalnya ia lebih banyak warna, cerah, dan eye catching bagi siapa saja yang melewatinya.
next »
halaman
12
next »
(tia/ass)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.