| Ketika Teater Koma, Mengkritik Pemerintah Dengan Pentas Demonstran |
para pemain berhamburan ke atas panggung.
mereka berlarian tak tentu arah.
"topan menghantam, bandai menerjang! tuntut! tuntut! tuntut!" lagu berjudul 'demonstasi' tersebut dengan lantang mereka nyanyikan.
tangan kanan dikepalkan ke atas.
hentakan kaki menambah irama semangat juang para demonstran.
"di mana muara segala pertanyaan? ketika mereka buta, bisu, dan tuli.
dan langit tak sudi menjawab lagi.
dua keputusan itu lalu disodorkan.
pro kontra atau rangkul-ganyang," bait terakhir lalu masih dinyanyikan.
pria berpakaian kemeja putih rapi itu memasuki panggung.
para wartawan mengerubunginya.
"bagaimana pak dengan proyek pembangunan ini? kelanjutannya bagaimana?" tokoh yang dikenal sebagai pebisnis itu bernama topan.
ia menjawab dengan lancar segala pertanyaan media.
di akhir sesi, ia membagikan goodie bag dan sejumlah uang.
"makasih.
.
makasih pak," ujar para wartawan.
topan adalah tokoh utama dalam lakon 'demonstran' yang dipentaskan teater koma mulai 1-15 maret mendatang di graha bhakti budaya, tim.
next »
halaman
123
next »
(tia/utw)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.