![]() |
| Drama Perampok Bengkel Teater Rendra Kembali Dipentaskan |
seorang pria berpakaian adat jawa lengkap menghadap sang ibundanya.
"ibundaku nyai adipati lumajang dalam keadaan sejahtera? apakah sudah benar-benar sembuh dari penyakit?" tanya putra keduanya sudrajat.
lantas sang ibunda yang sedang sedih ditinggalkan putra pertamanya raden legowo bertanya kembali, "sudrajat anakku apakah maksud pertanyaanmu? apakah ada sesuatu yang gawat dan harus dipertanyakan tentang keadaan kakakmu?"sudrajat tak menjawab.
ia diam dan kebingungan.
berusaha mencari akal, alasan apalagi yang harus diutarakan.
ia menginginkan kakaknya pergi dan takhta jatuh ke tangannya.
sepenggal adegan di atas dipentaskan dalam lakon drama bertajuk 'perampok' di graha bakti budaya tim jakarta pusat dari jumat-sabtu (29-30/8/2014).
lakon berdurasi tiga jam ini pernah dimainkan oleh bengkel teater rendra di tahun 1976.
sang sutradara dari teater kewajaran kedua, edi haryono memainkannya kembali.
"persoalan yang ada di perampok dengan konteks kekinian masih ada benang merahnya," ungkapnya usai gladi resik di gbb semalam.
contohnya hasutan sudrajat terhadap ibundanya hingga meninggal dunia, perbuatan legowo yang menjadi perampok dan mengambil harta orang-orang kaya disalahartikan oleh anak buahnya.
"niatnya baik tapi kalau anak buahnya menangkap buruk tidak bisa dihindari," ujar edi.
ketika rendra memainkan drama 'perampok', lakon ini menjadi heboh dan pusat berita dalam kolom budaya di indonesia.
namun sejak seniman yang disebut 'burung merak' itu wafat, aktivitas di teaternya nyaris padam.
next »
halaman
12
next »
(tia/mmu)
Sumber: hot[dot]detik[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.